Saturday, March 20, 2010

sang waktu pun mendekat

ketika dari mulut saya terucap kata "saya mau pindah" itu masih sekitar bulan Desember 2009.
sekarang sudah Maret 2010. dan besok saya sudah tidak di kantor lagi.
biarkan saya nikmati waktu waktu terakhir ini, Tuan Waktu yang terhormat..
berikan saya kesempatan lagi nantinya untuk bermain main bersama Mu lagi, Tuan Waktu.
Waktu yang Kau beri sangat indah. sangat bagus. sangat "terencana-dengan-amat-sangat-baik"
jadi, biarkan hati ini merelakan segalanya yang tertinggal di sini.

kalo kata Anang "Separuh Jiwaku Pergi" );

hari ini,,semua jelasss.
hari ini semua senang.
hati saya senang. pikiran saya tenang.
waw! saya bisa berinteraksi dengan dunia luar dengan amat sangat sempurna hari ini.

hari ini, hati saya memutuskan sesuatu.
hari ini, pikiran saya menyetujui hasil keputusan hati saya.
wah,,ajaib betul hari ini. jarang2 ada hari seperti hari ini.

ketika Sang Waktu mulai mendekat dan memperlihatkan ujung pangkalnya,
kita tidak bisa bertindak banyak.
hanya pasrah.

ketika cinta pun pudar karena waktu, itu pilihan saya. saya biarkan cinta saya ini akan lapuk termakan waktu.
akan hilang seiring waktu berjalan.
tetapi untuk menjadi sahabat saya, teman saya, selamanya akan selalu ada di hati saya. selamanya.
ruangan di hati saya masih banyak kavling, kok.
silahkan dipilih saja. tapi untuk kamu, saya punya kavling khusus. silahkan ditempati, jika berkenan (;

yap!
semakin saya melihat dan menelaah dia, semakin hati ini menjerit "he's NOT the ONE, nita!!"
dan pikiran saya sepaham. YAP! this is the time!
terima kasih Tuan Waktu atas segala  cinta, amarah, benci, emosi, canda yang Kau beri padaku selama di kota Kembang tercinta ini.
selamanya kamu di hatiku.
selamanya..

*semoga besok pisah sama orang kantor gak pake nangis2an*

laff,
-n-

No comments:

Post a Comment